Berikut ini adalah contoh kasus dari Business to Employee (B2E)
KASUS
PT.JKL adalah sebuah perusahaan yang memproduksi perlatan memasak untuk rumah tangga yang sudah berdiri sejak 10 tahun yang lalu dan sudah tersebar di hampir seluruh daerah di Indonesia. Sistem kerja yang digunakan adalah sebagai berikut :
Kebijakan perusahaan menyatakan bahwa jika customer memesan melalui sales, maka sales akan mendapatkan komisi dari total pembelian. Dari sistem seperti ini terdapat beberapa permasalahan, yaitu :
- Cutomer tidak mendapatkan diskon karena dari total pembelian beberapa persennya akan dijadikan komisi bagi Sales
- Jika PT.JKL meluncurkan produk yang baru, customer yang pernah membeli barang dari PT.JKL tidak mendapatkan info produk kecuali dari sales.
PEMECAHAN MASALAH
Melihat kebutuhan PT.JKL menurut saya ada beberapa cara untuk membatu:
- Mengidentifikasi kebutuhan customer , hal ini diperlukan karena jika kita tidak tahu pasti kebutuhan consumen terhadap fasilitas yang perusahaan berikan,kemungkinan besar perusahaan tidak berjalan dengan baik atau bahkan bangkrut.
- Mengidentifikasi kemampuan perusahaan , karena tidak mudah mengubah suatu sistem yang sudah berjalan cukup lama, jadi diperlukan peninjauan ulang sebelum mengubah sistem tersebut. Misalnya saja dengan mengadakan survey ke karyawan-karyawan perusahaan tentang perencanaan pungubahan sistem.
- Meninjau kemungkinan resiko yang akan di timbulkan


